Sabtu, 22 Desember 2012

Bagian Bagian Dalam CPU

 CPU ( Central Processing Unit ) adalah otak sebuah komputer yang berada
pada unit pemrosesan (Process device). Fungsi CPU adalah sebagai pemroses dan pengolah data yang selanjutnya dapat menghasilkan suatu informasi yang
diperlukan. Pada komputer mikro unit pemrosesan ini disebut dengan micro-
processor (pemroses mikro) atau processor yang berbentuk chip yang terdiri dari
ribuan sampai jutaan IC. Fungsi utama dari CPU bekerja dengan aritmatika dan
logika terhadap data yang terdapat dalam memori atau yang dimasukkan melalui
unit masukkan seperti keyboard, scanner, atau joystick. Kecepatan processor atau CPU ini diukur dengan satuan hitung hertz atau clock cycles.
    Perangkat keras yang terdapat pada CPU terbagi atas beberapa perangkat
diantaranya adalah sebagai berikut :

I.     MOTHERBOARD

       Motherboard adalah sebuah papan sirkuit dan panel-panel elektronik yang menggerakan system PC secara keseluruhan. Secara prinsip, sebuah motherboard terdiri atas beberapa bagian yakni system CPU (processor), sirkuit clock/timing, Ram, Cache, ROM BIOS, I/O port seperti port serial, port pararel, slot ekspansi,prot IDE.
I.1.    Chipset

     Chipset merupakan sepasang chip yang mengendalikan processor dan fitur-
fitur yang terdapat pada motherdoard secara menyeluruh. Sepasang chip ini, yang
pertama disebut North Bridge Chip dan yang satunya disebut South Bridge Chip.
I.2.    BIOS

     Basic Input Output System (BIOS) merupakan firmware atau software kecil
yang diisikan pada sebuah chip untuk mengatur dan mengkonfigurasikan sistem
PC. Ia pengatur dan pengendali kerja sistem komputer saat pertama kali hendak
bekerja, sebelum masuk ke sistem operasi.
   Secara lengkap, BIOS pada motherboard modern memiliki tugas antara lain:
1. Mendeteksi dan melakukan konfigurasi perangkat-perangkat media
   penyimpan standar yang biasanya dimiliki sebuah PC. Perangkat-perangkat ini
   misalnya harddisk, drive optik,floppy drive, dan lain-lain.
2. Melakukan Power On Self Test (POST) untuk mendeteksi, apakah
   perangkat-perangkat vital sudah terinstal dengan benar pada sistem PC.
3. Mendeteksi dan menentukan letak sistem oprasi yang terpasang pada PC.
4. Melakukan pengaturan waktu secara real time. waktu yang diatur pada BIOS
   ini nantinya juga akan digunakan pada sistem operasi.
5. Melakukan konfigurasi memori utama maupun memori cache yang terdapat
   pada sistem.
6. Mendeteksi dan melakukan pengaturan untuk port-port yang terpasang pada
   motherboard PS/2, USB, Port Paralel, Port Serial, dan lain-lain.
7. Mendeteksi dan melakukan pengaturan frekuensi kerja yang dipakai pada
   prosesor, termasuk mendukung beragam tipe prosesor yang mungkin
digunakan PC.
I.3. Chip CMOS

    Chip CMOS bertugas menyimpan semua pengaturan yang dilakukan oleh
pengguna. Agar pengaturan-pengaturan pada BIOS dapat terus tersimpan dalam
chip CMOS yang menggunakan memori NVRAM/TC (Non Volatile RAM/Real-
Time Clock). Chip CMOS sendiri bentuknya beragam. Jika pada generasi
pentium-III atau sebelumnya bentuknya mirip dengan IC yang beredar, saat ini
chip CMOS bentuknya lebih ramping dan biasanya hanya berbentuk bujur
sangkar dengan ukuran yang sangat kecil. Meski ukurannya kecil, rata-rata chip
CMOS pada motherboard modern berisi program BIOS dengan kapasitas 4 MB.

I.4. CMOS Battrey

    Baterai CMOS berfugsi untuk menyuplai arus secara terus menerus sehingga
pengaturan BIOS yang telah dibuat pada chip CMOS tidak hilang. Baterai CMOS
yang banyak dipakai umumnya berbentuk bundar pipih terbuat dari lithium dari
tipe CR2032 yang cukup tahan bekerja hingga ribuan jam. Baterai jenis ini dapat
diganti dengan mudah bila kemampuannya sudah menurun atau habis.

I.5.      Soket Processor

     Soket adalah tempat dudukan prosesor pada motherboard. Dudukan ini
berbentuk segi empat dengan lubang-lubang kecil tempat tertancapnya kaki-kaki
(pin-pin) prosesor yang tersusun membentuk matriks 2 dimensi. Susunan, letak,
dan jarak antar lubang sama persis dengan susunan, letak, dan jarak antar pin-pin pada prosesor.
     Istilah soket (nama lengkapnya adalah soket CPU atau soket prosesor) telah
digunakan secara luas dalam dunia komputer untuk menggambarkan konektor
yang menghubungkan motherboard dengan prosesor, khususnya untuk tipe
komputer desktop dan server.
I.6.     Slot Memory
     Slot memory adalah tempat untuk memasangkan memory RAM pada
motherbord
 I.7.     Slot Ekspansi

     Slot ekspansi yang terdapat pada motherboard DFI Lanparty UT NF590 SLI
akan tampak seperti pada gambar dibawah ini :



I.8. Soket Power Supply

   Soket power supply merupakan penghubung antara motherboard dengan
power connector dari power supply. Soket power supply akan tampak seperti pada gambar dibawah ini :
I.9.     SATA Connection

     Serial ATA Connection merupakan penghubung antara motherboard dengan
harddisk SATA. SATA Connection akan tampak seperti pada gambar dibawah ini:
I.10.   IDE Connection

    IDE Connection merupakan penghubung antara motherboard dengan Optic
drive, Floppy Disk, atau dengan Harddisk ATA.
I.11. Panel

a) PS/2 Mouse Port
b) PS/2 Mouse Port adalah port penghubung alat masukan mouse.
c) PS/2 Keyboard Port
d) PS/2 Keyboard Port merupakan port penghubung alat masukan keyboard.
e) Coaxial S/PDIF in Connector
f) Coaxial S/PDIF out Connector
g) IEEE 1394a Port
h) Lan Port
i) Lan Port merupakan port yang memiliki fungsi sebagai penghubung komputer
   ke jaringan.
j) USB Port
k) USB Port merukan port penghubung masukan dari perangkat luar seperti
   mouse usb, keyboard usb, flashdisk, atau yang lainnya.



II.     Processor

    Processor merupakan otak dari komputer. Sebuah komputer harus mempunyai processor, karena processor merupakan komponen pokok dari sistem komputer.Sedangkan fungsi dari processor itu sendiri adalah untuk memproses instruksi-instruksi program yang harus dilakukan oleh komputer. Pada processor terdapat heat-sink dan fan processor yang berfungsi sebagai alat yang dipakai untuk menjaga agar processor tidak terlalu panas suhunya.

 

III.     Harddisk

        Hard-disk adalah media penyimpan permanent yang sangat penting pada
     computer. Hardisk memiliki kapasitas sangat besar untuk menyimpan data berupa dokumen atau program (harahap : 2008).
     Kerusakan pada harddisk dapat disebabkan beberapa hal seperti power supply yang tidak dapat menstabilkan tegangan listrik sehingga dapat merusak kontrolle harddisk dan motor serta suhu didalam harddisk yang panas membuat kondisi hard-disk dalam lingkungan tidak stabil.


IV.    Memory

    1) Read Only Memory (ROM)
       Memori ini hanya dapat dibaca saja, programmer tidak bisa mengisi sesuatu
    kedalam ROM. Isi ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya, berupa sistem
    operasi (operating system) yang terdiri dari program-program pokok yang
    diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur
    penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci di keyboard untuk
    keperluan kontrol tertentu dan bootstrap program.

V.     VGA

       Video card adalah alat yang berfungsi menghasilkan sinyal yang mengoperasikan monitor (penerjemah output komputer ke monitor). Tanpa video card, monitor tidak bisa berfungsi, karena penghasil sinyal yang mengoperasikan monitornya tidak tersedia.

VI.     Sound Card

        Sound card adalah alat yang berfungsi untuk mengeluarkan suara pada speaker dengan menggunakan kabel dan jack connectornya (penerjemah output komputer ke speaker).

Sistem Operasi Dan Keluaranya

Sistem Operasi saat ini
Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:
  1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows Server 2008, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, dan Windows 8 yang dirilis pada Oktober 2012)).
  2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
  3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.6 (Snow Leopard). Musim panas 2011 direncanakan peluncuran versi 10.7 (Lion).
Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.

Perkembangan Sistem Operasi

PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI
 
          Perkembangan sistem operasi dibagi menjadi beberapa generasi komputer, karena perkembangan sistem operasi sangat bergantung pada perkembangan perangkat keras komputer.

1. GENERASI PERTAMA
          Generasi pertama berlangsung dari tahun 1945 sampai 1955. Pada generasi ini sistem operasi belum lahir karena ini merupakan era awal perkembangan sistem komputansi elektronik yang sebelumnya menggunakan sistem komputansi mekanik, jadi pada era ini sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan langsung.

2. GENERASI KEDUA
           Generasi kedua berlangsung dari tahun 1955 sampai 1965. Pada era ini muncul batch processing system yang berarti sebuah pekerjaan harus dieksekusi secara berurutan dalam suatu rangkaian. Pada tahap ini sudah muncul fungsi sistem operasi seperti
FMS, yang merupakan sistem ringan tapi efektif untuk pemrograman essembler, dan IBSYS, yang merupakan program monitor dasar.

3. GENERASI KETIGA
           Generasi ketiga berlangsung dari tahun 1965 sampai tahun 1980. Pada generasi ini sudah ada sistem operasi multi-user dan multi-programming sehingga fungsi komputer menjadi lebih luas dan mencapai tahap sudah bisa online. 

4. GENERASI KEEMPAT
           Generasi keempat berlangsung pasca tahun 1980-an. pada generasi ini pengguna sudah bisa menggunakan komputer berbasis Graphical users interface, yang merupakan tampilan interface komputer yang berbasis grafis yang sudah sangat nyaman digunakan. Sistem operasi pada era ini pun sudah bisa digunakan untuk jaringan yang tidak terpusat di hanya satu titik, tetapi tersebar di banyak komputer sehingga kinerjanya lebih maksimal

Jenis Jenis Sistem Operasi

JENIS-JENIS SISTEM OPERASI
  1. MULTIUSERS: 
 mengijinkan lebih dari satu pengguna untuk menjalankan program dan  bahkan beberapa sistem operasi dapat dijalankan sekaligus oleh ratusan orang.
  1. MULTIPROCESSING
 mengijinkan berjalannya program untuk beberapa CPU.
  1. MULTITASKING: 
 mengijinkan beberapa program untuk berjalan bersamaan.
  1. MULTITHREADING:
mengijinkan bagian berbeda dari program untuk berjalan bersamaan.
  1. REAL TIME:
pada operasi sistem bertipe ini dapat merespon inputan secara cepat.